Sabtu, 24 Maret 2012

Pupa Ulat Sutra

Susu termasuk pangan yang hampir sempurna karena mengandung hampir semua nutrien khususnya asam amino yang dibutuhkan oleh manusia. Protein adalah salah satu komponen utama penyusun sel tubuh manusia sehingga protein merupakan kebutuhan yang sangat penting.
Salah satu penelitian menunjukan bahwa pupa ulat sutera memiliki kandungan nutrisi yang baik, terutama kandungan proteinnya. Kadar protein tepung pupa adalah 78,58%. Kandungan protein pupa ulat sutera diteliti lebih baik dari protein kacang kedelai, ikan, dan daging sapi. Selain itu, tingkat kecernaan protein pupa juga sangat tinggi, yaitu 91,90%.
Selain itu, pupa ulat sutera memiliki kandungan gizi yang baik karena memiliki kandungan air, kitin, protein larut air, karbohidrat, asam amino, dan vitamin yang seimbang. Vitamin yang dikandung pupa antara lain vitamin C, vitamin B2, asam nikotinat, asam folat, dan vitamin B1.
Pupa ulat sutera juga memiliki kandungan asam amino esensial seperti lisin, isoleusin, leusin, valin, metionin, threonin, dan kandungan asam amino nonesensial seperti glisin, serin, dan alanin. Kandungan asam glutamat pupa cukup tinggi yaitu 1,37%. Pupa mengandung mineral esensial Na, K, Ca, dan P.
Pemanfaatan limbah pupa sebagai pangan komersial telah dilakukan di beberapa negara. Kendatipun pupa ulat sutera memiliki kandungan nutrisi yang baik, pengembangan produk pangan asal serangga belum berkembang pesat di negara-negara Asia Tenggara seperti Indonesia, karena pangan asal serangga tidak umum dikonsumsi di Indonesia.

Mahasiswa IPB dari Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan (IPTP) Fakultas Peternakan yang terdiri dari M. Sarwar Khan, Ribka, Acep Usman A, Ulfa Ni’mal Aulia, dan Ryan Pratama memanfaatkan hasil ikutan pupa ulat sutera dari industri benang sutera sebagai suplemen susu bubuk.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar